bali.
, SURABAYA – Duel big match terakhir pekan ke-26
Super League 2025-2026
kembali tersaji Sabtu (4/4) malam ini di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Tuan rumah
Persebaya
dijadwalkan menantang tim tamu Persita Tangerang pada pukul 19.00 WITA atau 20.O0 WIB.
Laga ini menjadi penentu nasib kedua kesebelasan di papan klasemen Super League 2025-2026.
Bagi Anda yang tidak bisa datang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, tak perlu khawatir.
Anda bisa menyaksikan laga secara live di Indosiar dan Vidio.
Pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada 16 Agustus 2025, Persebaya berhasil mengalahkan tuan rumah
Persita
dengan skor 1 – 0.
Secara statistik, Persebaya jauh lebih unggul saat bertemu Persita.
Dari sembilan pertemuan terakhir, tim berjuluk Bajol Ijo tersebut sukses mengoleksi enam kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa pernah sekalipun menelan kekalahan.
Namun, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan bahwa catatan di atas kertas tersebut tidak bisa dijadikan acuan utama.
Menurutnya, Persita saat ini tampil dengan wajah berbeda dan kekuatan yang jauh lebih meningkat.
Skuad Pendekar Cisadane dinilai mengalami perkembangan signifikan berkat kehadiran sejumlah pemain baru yang membuat permainan mereka lebih dinamis serta kompetitif.
“Terkait tren positif Persebaya saat menghadapi Persita, kami tentu sudah menganalisis pertandingan sebelumnya.
Memang pada laga terakhir kami bisa menang melalui situasi transisi ofensif. Itu adalah momen yang bagus bagi tim,” ujar Bernardo Tavares dilansir dari laman Persebaya.
Meski demikian, ia mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah.
“Persita saat ini lebih kuat dibanding sebelumnya. Mereka memiliki beberapa pemain baru yang berkualitas dan dinamika tim mereka juga sedikit berbeda,” imbuhnya.
Pada laga malam ini, Bernardo Tavares diprediksi memainkan formasi 4 – 4 – 2, keluar dari pakem sebelumnya 4 – 3 – 3 demi mengincar kemenangan kandang.
Ernando Ari kembali dipercaya mengawal gawang Persebaya.
Risto Mitrevski dan Leo Lelis bakal mengisi posisi jangkar Persebaya ditopang duo bek sayap Jefferson Junior dan Koko Ari.
Posisi sayap ditempati Gali Freitas dan Bruno Moreira. Keduanya dipercaya membantu dua gelandang Sadida Nugraha dan Milos Raickovic.
Untuk penyerang akan ditempati Francisco Rivera dan Malik Risaldi.
Pelatih Persita Carlos Pena mengakui bahwa mencuri poin di Surabaya bukanlah perkara mudah bagi tim mana pun di liga.
“Persebaya adalah tim dengan kualitas pemain yang mumpuni dan memiliki atmosfer stadion yang luar biasa. Kami akan menghadapi tantangan ini,” kata Carlos Pena.
Mengingat posisi kedua tim yang bersaing ketat di klasemen, Carlos Pena menekankan pentingnya fokus pada performa internal tim.
Ia menyatakan bahwa kepercayaan diri skuadnya sedang tinggi dan siap memberikan penampilan terbaik demi membawa pulang poin.
“Bermain di GBT tidak pernah mudah. Persebaya memiliki mentalitas yang bagus, ditambah motivasi dari kehadiran suporter mereka.
Namun, kami juga memiliki mentalitas dan motivasi yang sama kuatnya untuk bersaing,” ujar Carlos Pena.
Carlos Pena diprediksi akan memainkan skema berbeda saat melawan Persebaya demi target bisa mencuri poin di Stadion GBT.
Pelatih berkebangsaan Spanyol ini diprediksi memainkan skema 4 -2 – 3 – 1 untuk melawan Persebaya.
Igor Rodriguez masih mendapat kepercayaan mengawal gawang Persita.
Charisma Fathoni dan Tamirlan Kozubaev mengisi jantung pertahanan Persita dikawal duo bek sayap Muhammad Toha dan Mario Jardel.
Empat bek sejajar ini masih ditopang duo gelandang bertahan Javlon Guseynov dan Pablo Ganet untuk memperkuat pertahanan tim.
Carlos Pena secara bersamaan menurunkan tiga gelandang serang Ahmad Nur Hadianto, Zulfan Djiaulhaq dan Rayco Rodriguez yang di lapangan bisa berubah fungsi jadi penyerang sayap.
Posisi striker ditempati Andrejic Aleksa yang mulai menunjukkan tajinya di Super League. Menarik!
(lia/JPNN)
