Lip liner sering bikin pemula ragu untuk mencobanya. Takut hasilnya malah terlihat berlebihan atau garis bibir jadi terlalu tegas, banyak orang akhirnya memilih skip produk ini dari rutinitas makeup mereka.
Padahal, dengan persiapan dan teknik yang tepat, lip liner justru bisa membuat tampilan bibir terlihat lebih rapi dan tahan lama tanpa perlu terkesan norak. Kuncinya ada pada cara mengaplikasikannya.
“Anggap lip liner sebagai cetak biru sekaligus pembatas untuk warna bibirmu,” kata Sara Kuhl, makeup artist dan direktur edukasi produk di SeneGence, kepada
Glamour
.
“Ini langkah kecil yang membuat perbedaan besar pada tampilan akhir. Definisi tambahan itu langsung mengangkat keseluruhan riasan wajahmu, memberikan sentuhan akhir yang lebih rapi.”
Seperti produk makeup lain yang membutuhkan presisi, lip liner juga butuh latihan agar hasilnya sempurna. Begitu kamu menguasai dasarnya, hasilnya justru bisa terlihat natural, bukan berlebihan.
Apa Manfaat Memakai Lip Liner?
Baik untuk menarik perhatian lebih ke bibir atau sekadar menyempurnakan tampilan lipstik andalan, ada banyak keuntungan menambahkan liner ke rutinitas makeup.
“Bahkan pada level aplikasi paling dasar, lip liner mendefinisikan bentuk bibir, mencegah warna bocor keluar garis (feathering), dan memperpanjang daya tahan warna,” kata Kuhl.
Setelah kamu terbiasa dengan produknya, liner bisa berfungsi seperti tongkat ajaib makeup, menciptakan ilusi halus yang membawa variasi besar pada tampilan bibirmu.
“Saya suka menggunakan lip liner karena membuat presisi, dan kamu bisa menyesuaikan sedikit bentuk bibir agar terlihat lebih penuh dan simetris,” kata Jake Warden, global makeup expert Dolce & Gabbana Beauty.
Cara Aplikasikan Lip Liner, Langkah demi Langkah
Langkah 1: Persiapkan Bibir
“Bibir yang sehat dan terhidrasi adalah kanvas yang mulus,” kata Kuhl.
Ia merekomendasikan memulai dengan lip exfoliant atau conditioning polish untuk mengangkat sel kulit mati dengan lembut, dilanjutkan dengan lip mask kaya antioksidan atau gloss pelembap berbahan shea butter untuk menutrisi dan menghidrasi, lalu ditepuk lembut untuk menghilangkan kelebihan kelembapan sebelum mengaplikasikan liner.
Warden menyarankan membiarkan lip mask menyerap sambil menyelesaikan riasan wajah lainnya untuk memaksimalkan hidrasi.
Langkah 2: Mulai Menggaris
“Mulai dengan mengenali batas alami bibirmu, lalu gunakan goresan pendek dan ringan untuk presisi,” kata Kuhl.
Jika kamu baru mencoba lip liner, coba ikuti kontur bibir alami secara persis terlebih dahulu.
“Setelah membuat garis awal, gunakan jari atau kuas blending kecil untuk membaurkannya secara lembut. Ini membuat prosesnya sangat mudah dimaafkan kalau ada kesalahan kecil dan gampang diikuti.”
Langkah 3: Tegaskan
Setelah membuat garis tipis, kamu bisa memutuskan apakah dan di mana ingin membangun definisi lebih lanjut.
Tergantung tampilan yang diinginkan, kamu mungkin ingin menegaskan ulang area tertentu untuk kontras warna yang lebih gelap.
Langkah 4 (Opsional): Bereksperimen Lebih Jauh
“Setelah kamu nyaman dan percaya diri dengan bentuk asli bibirmu, kamu bisa mulai bereksperimen secara bertahap dengan penambahan halus,” kata Kuhl.
Untuk memulai, kamu bisa mencoba membulatkan bagian tengah bibir bawah untuk menambah kesan penuh, atau mempertegas cupid’s bow dengan lebih banyak liner.
Cara Memilih Warna Lip Liner
Selagi masih belajar, Warden menyarankan memilih warna yang mendekati warna bibir alami, atau satu-dua tingkat lebih gelap agar tetap terlihat. Berdasarkan warna kulit, Warden merekomendasikan:
- Warna pink lembut, peach, dan nude-beige untuk kulit terang
- Warna rosy, mauve, atau karamel untuk kulit medium dan olive
- Warna cokelat pekat, plum, atau rose gelap untuk kulit gelap
Strategi ramah pemula lainnya adalah mencocokkan warna lip liner sedekat mungkin dengan warna lipstik yang dipakai, baik itu nude, merah cerah, atau burgundy pekat, untuk hasil akhir yang rapi dan menyatu.
Saat sudah siap bereksperimen lebih jauh, kamu juga bisa memilih warna yang kontras dengan warna kulit atau produk bibir lainnya.
“Saat kamu bermain dengan warna yang sedikit lebih gelap atau lebih hangat dari lipstikmu, kamu menciptakan dimensi instan,” kata Kuhl. “Ini seperti contouring untuk bibir. Ini membentuk, mendefinisikan, dan membuatnya terlihat lebih penuh.”
Jika kamu ingin efek ombré atau garis bibir yang lebih terlihat, coba padukan liner yang lebih gelap dengan lipstik warna terang atau gloss bening.
“Alih-alih selalu mencocokkan, coba pikirkan sebagai melengkapi,” kata Kuhl. “Kadang, kontraslah yang menghidupkan keseluruhan tampilan.”
