Bagi perempuan berhijab, memilih pakaian sehari-hari kini bukan hanya soal tampilan. Di tengah aktivitas yang semakin beragam, kenyamanan, fungsi, kemudahan, hingga kesempatan untuk mengekspresikan gaya personal turut menjadi pertimbangan. Hijab pun menjadi bagian penting dari kebutuhan tersebut.
Ada yang membutuhkan hijab praktis untuk menunjang mobilitas tinggi, ada yang menginginkan tampilan lebih rapi dan elegan untuk berbagai kesempatan, sementara sebagian lainnya mencari bahan yang mudah dibentuk dan dapat mengikuti gaya berpakaian sehari-hari. Kebutuhan yang beragam inilah yang turut mendorong perkembangan busana modest di Indonesia. Perempuan berhijab memiliki semakin banyak pilihan untuk tetap tampil sesuai karakter dan gaya personal, tanpa meninggalkan kenyamanan maupun nilai yang diyakini.

Memahami perubahan tersebut, UNIQLO menghadirkan kategori Hijab sebagai bagian dari komitmennya untuk terus mengembangkan LifeWear yang relevan dengan kehidupan sehari-hari perempuan Indonesia. Koleksi UNIQLO Fall/Winter 2026 Hijab menandai hadirnya kategori Hijab UNIQLO di Indonesia sekaligus melengkapi ekosistem LifeWear bagi perempuan berhijab. Nah, koleksi ini sudah tersedia sejak 10 Agustus 2026 di seluruh toko UNIQLO Indonesia, aplikasi UNIQLO, serta UNIQLO.com.

Berangkat dari Kebutuhan Perempuan Berhijab
Kehadiran kategori Hijab tidak terlepas dari berbagai masukan yang diterima UNIQLO dari pelanggan, khususnya perempuan Muslim di Indonesia dan Malaysia. Sebelumnya, UNIQLO telah menghadirkan berbagai produk yang mendukung gaya berpakaian modest, seperti inner hijab atau ciput dan manset. Kini, rangkaian tersebut dilengkapi dengan pilihan hijab yang dirancang untuk digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
“Kami menyadari bahwa kebutuhan setiap perempuan terhadap hijab tidak pernah sama, tergantung aktivitas, gaya hidup, dan preferensi masing-masing. Kesadaran ini turut dibentuk oleh berbagai masukan yang kami terima langsung dari pelanggan sepanjang proses pengembangan koleksi ini. Masukan tersebut menjadi pijakan kami dalam menghadirkan hijab yang benar-benar relevan dengan keseharian penggunanya, apa pun aktivitas yang mereka jalani,” ujar Lisqia Lalantika, Marketing Manager UNIQLO Indonesia.
Menurut Lisqia, koleksi ini merupakan bagian dari komitmen UNIQLO untuk terus mengembangkan LifeWear yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, terutama pelanggan Muslim di Indonesia. Selama beberapa tahun terakhir, UNIQLO Indonesia menerima banyak masukan dari pelanggan yang menginginkan pilihan busana modest yang lebih lengkap, termasuk hijab yang dapat dipadukan dengan berbagai koleksi LifeWear lainnya. Melalui koleksi ini, UNIQLO ingin menghadirkan solusi berpakaian yang lebih menyeluruh bagi perempuan berhijab dengan mengutamakan kenyamanan, fungsi, serta kemudahan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Masukan pelanggan juga menjadi salah satu fondasi penting dalam proses pengembangan UNIQLO Hijab. Berbagai kebutuhan yang disampaikan pelanggan, mulai dari pentingnya bahan yang nyaman, khususnya untuk iklim tropis seperti Indonesia, kemudahan penggunaan saat beraktivitas, hingga kebutuhan akan hijab yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan, menjadi wawasan yang turut memengaruhi hadirnya tiga varian dengan karakter berbeda.
“Kami memahami bahwa tidak ada satu jenis hijab yang cocok untuk semua orang, sehingga fleksibilitas menjadi salah satu prinsip utama dalam pengembangannya,” katanya.
Pemahaman tersebut kemudian diterjemahkan melalui tiga pilihan bahan dan bentuk, yakni AIRism Hijab Proteksi Sinar UV berbentuk segitiga, Hijab Satin berbentuk pashmina, serta Hijab Georgette berbentuk pashmina.

Tiga Karakter Hijab untuk Beragam Aktivitas
Ketiga varian tersebut hadir dengan karakter yang berbeda, sehingga perempuan dapat memilih sesuai kebutuhan, aktivitas, maupun preferensi pribadi. Hal ini sejalan dengan pandangan UNIQLO bahwa tidak ada satu jenis hijab yang dapat memenuhi kebutuhan semua perempuan.

“Berdasarkan pemahaman kami terhadap kebutuhan pelanggan, kenyamanan tetap menjadi pertimbangan utama. Perempuan berhijab umumnya mencari bahan yang ringan, memiliki sirkulasi udara yang baik, mudah dirawat, serta nyaman digunakan dalam durasi yang panjang. Selain itu, kemudahan penataan, kemampuan beradaptasi dengan berbagai aktivitas, serta tampilan yang tetap rapi dan sesuai dengan gaya pribadi juga menjadi faktor penting dalam memilih hijab untuk keseharian,” jelasnya.

1. AIRism Hijab Proteksi Sinar UV, Praktis untuk Aktivitas Dinamis
Bagi perempuan dengan mobilitas tinggi, AIRism Hijab Proteksi Sinar UV berbentuk segitiga hadir sebagai pilihan hijab instan yang praktis dan mudah dikenakan. Hijab ini menggunakan bahan berteknologi AIRism dengan tekstur halus yang terasa ringan, memiliki sirkulasi udara yang baik, elastis, dan cepat kering. Karakter tersebut dirancang untuk membantu menjaga kenyamanan sepanjang hari, termasuk ketika digunakan dalam aktivitas yang membuat tubuh lebih banyak bergerak.
Selain itu, AIRism Hijab Proteksi Sinar UV dilengkapi fungsi perlindungan terhadap sinar ultraviolet yang membantu memberikan kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan. Modelnya yang instan membuat hijab ini mudah digunakan tanpa membutuhkan banyak waktu untuk menatanya. Hijab AIRism Proteksi Sinar UV tersedia dalam delapan pilihan warna dan dapat dicuci menggunakan mesin cuci.
“Bahan AIRism dipilih karena teknologi khas UNIQLO yang dikenal nyaman untuk iklim tropis dan aktivitas yang aktif,” tambahnya.
Dalam penggunaannya, varian ini juga dapat mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bepergian, hingga kegiatan luar ruang.
2. Hijab Satin, Sentuhan Elegan untuk Berbagai Kesempatan
Berbeda dari AIRism yang mengutamakan kepraktisan untuk aktivitas dinamis, Hijab Satin hadir dalam bentuk pashmina panjang yang mudah dikreasikan dalam berbagai gaya. Bahan satin yang ringan memiliki tekstur halus dengan kilau lembut, sehingga memberikan kesan elegan dan anggun. Karakter tersebut membuat Hijab Satin dapat memberikan sentuhan yang lebih rapi dan berkelas pada tampilan sehari-hari, sekaligus tetap dapat digunakan untuk momen yang lebih spesial.
“Bahan satin dipilih untuk menghadirkan pilihan dengan tampilan yang lebih elegan dan rapi,” paparnya.
Hijab Satin tersedia dalam enam pilihan warna dan dapat dicuci menggunakan mesin cuci. Dengan karakter bahannya, hijab ini dapat digunakan untuk berbagai kesempatan, mulai dari penampilan sehari-hari hingga acara formal atau momen spesial.
3. Hijab Georgette, Ringan dan Mudah Dikreasikan
Sementara itu, Hijab Georgette hadir dalam bentuk pashmina dengan bahan yang ringan dan mengalir. Karakter bahannya memberikan jatuh yang alami sehingga hijab mudah dibentuk dan digunakan untuk berbagai kebutuhan penataan.
Bahan Georgette dirancang untuk menghadirkan tampilan yang sederhana dan nyaman, baik untuk gaya kasual maupun kesempatan yang lebih formal. Karakternya yang serbaguna juga membuat hijab ini mudah dipadukan dengan berbagai koleksi LifeWear lainnya.
“Georgette menawarkan tekstur ringan dan fleksibel yang mudah digunakan dalam berbagai gaya,” ungkapnya lagi.
Hijab Georgette tersedia dalam 12 pilihan warna dan dapat dicuci menggunakan mesin cuci.
Ketiga varian tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana setiap bahan memiliki fungsi yang berbeda. AIRism ditujukan untuk perempuan dengan aktivitas yang dinamis, Georgette memberikan fleksibilitas untuk keseharian, sementara Satin dapat menjadi pilihan ketika ingin menghadirkan tampilan yang lebih elegan.
Meski demikian, setiap varian tetap berangkat dari prinsip LifeWear yang mengutamakan kualitas, fungsi, kenyamanan, serta relevansi dengan kehidupan sehari-hari.
Kenyamanan yang Mengikuti Gaya Hidup
Bagi UNIQLO, tantangan dalam mengembangkan hijab bukan sekadar menghadirkan bahan yang nyaman, tetapi juga memahami bahwa kebutuhan perempuan berhijab tidak bersifat seragam. Setiap perempuan memiliki aktivitas, kebiasaan, hingga preferensi dalam menata hijab yang berbeda. Karena itu, koleksi ini dirancang untuk menggabungkan kenyamanan, fungsi, dan fleksibilitas agar dapat menjadi bagian dari keseharian sekaligus mudah dipadukan dengan gaya berpakaian masa kini.
Perubahan kebutuhan tersebut juga berjalan beriringan dengan perkembangan busana modest di Indonesia. Menurut Lisqia, perempuan berhijab saat ini tidak hanya mencari produk yang memenuhi kebutuhan fungsional, tetapi juga ingin mengekspresikan gaya pribadi melalui pilihan berpakaian.
“Seiring meningkatnya mobilitas dan aktivitas sehari-hari, kebutuhan terhadap produk yang nyaman, praktis, mudah dipadukan, dan tetap modern juga semakin besar. Perkembangan ini mendorong UNIQLO untuk terus menghadirkan produk yang relevan dengan gaya hidup pelanggan masa kini,” tuturnya.
Konsep tersebut menjadi bagian dari LifeWear yang berangkat dari gagasan untuk menciptakan pakaian yang membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik. Kehadiran UNIQLO Hijab melengkapi konsep tersebut dengan memberikan pilihan yang lebih menyeluruh bagi perempuan berhijab. Koleksi ini dirancang agar dapat dipadukan dengan berbagai produk LifeWear lainnya, sehingga perempuan dapat membangun solusi berpakaian yang nyaman, fungsional, dan sesuai kebutuhan dari pagi hingga malam hari.
Tiga Perempuan, Tiga Cara Memaknai Kenyamanan
Untuk memperlihatkan bagaimana ketiga karakter hijab tersebut dapat mengikuti kebutuhan yang berbeda, UNIQLO menggandeng Ayudia Bing Slamet, Tantri Namirah, dan Sivia Azizah.
Ketiganya memiliki aktivitas dan gaya pribadi yang berbeda. Perbedaan tersebut kemudian memperlihatkan bahwa satu bahan hijab dapat terasa lebih sesuai untuk aktivitas tertentu, sementara bahan lainnya dapat menjadi pilihan ketika ingin mengeksplorasi gaya atau menyesuaikan dengan sebuah kesempatan.
Bagi Ayudia Bing Slamet yang menjalani berbagai peran sebagai ibu, pengusaha, dan pembuat konten, kenyamanan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih pakaian dan hijab.
Dalam satu hari, aktivitas Ayudia dapat mencakup mengurus rumah tangga dan keluarga, menghadiri pertemuan, hingga menjalani proses syuting.
Untuk mendukung berbagai kegiatan tersebut, Ayudia mengenakan Hijab Georgette yang menurutnya memberikan sentuhan lebih rapi dan berkelas pada tampilan sehari-hari.
“Dalam satu hari aku bisa menjalani banyak peran, mulai dari ngurusin rumah tangga dan keluarga, meeting, sampai syuting. Buatku, hijab yang nyaman bukan lagi sekadar pelengkap penampilan, tapi sesuatu yang benar-benar mendukung aktivitas. Aku rasa Hijab Georgette ini cocok buat aku karena serbaguna banget buat aku. Istilahnya buat formal bisa, santai juga bisa, dan yang paling penting itu sebenarnya memang karena nyaman sekali, terutama di bagian leher,” ujar Ayudia.
Sementara itu, Sivia yang berprofesi sebagai penyanyi dan penulis lagu merasa Hijab Satin sesuai dengan kebutuhannya, terutama untuk mendukung penampilan saat tampil di atas panggung.
“Saat tahu UNIQLO punya Hijab Satin, aku langsung berpikir, ‘Wah, bisa dipakai manggung, nih.’ Bahan satin itu kalau terkena lampu di panggung terlihat mengilap dan cantik banget. Dan yang paling bikin aku senang adalah hijab ini ‘nyetay’, alias tetap di kepalaku, hahaha. Hijab Satin ini ajaibnya nggak geser ke mana-mana, meskipun peralatan yang aku pakai waktu manggung banyak banget,” kata Sivia.
Ia pun mengatakan bahwa biasanya dirinya perlu menggunakan selotip khusus pakaian atau banyak jarum pentul ketika mengenakan hijab untuk manggung. Namun, hal tersebut tidak lagi diperlukan saat menggunakan Hijab Satin UNIQLO.
“Seperti sekarang aja, penataan hijabku ini pakai dua hijab satin sekaligus, tapi tetap aman banget,” lanjutnya.
Berbeda dari Ayudia dan Sivia, Tantri Namirah justru melihat kepraktisan sebagai salah satu hal penting dalam memilih hijab. Sebagai pengguna hijab instan, Tantri langsung tertarik mencoba AIRism Hijab Proteksi Sinar UV.
“Aku adalah salah satu pecinta hijab instan garis keras. Jadi waktu aku tahu UNIQLO mau meluncurkan Hijab AIRism UV Protection ini, aku langsung buru-buru minta duluan, karena aku benar-benar pengen mencoba untuk aktivitas aku sehari-hari,” kata Tantri.
Ia kemudian mencoba hijab tersebut untuk berbagai aktivitas. Mulai dari bermain tenis pada pagi hari, menjemput anaknya, Khawla, di sekolah, hingga mengikuti kelas pilates di atas matras bersuhu panas.
“Jadi waktu itu pagi-pagi aku langsung pakai untuk main tenis, eh ternyata kok tetap adem dan tetap di kepalaku. Lalu karena ini instan, aku berpikir untuk pakai lagi aja untuk jemput Khawla, anakku, di sekolah. Jadi aku cuma keringin rambut, eh masa hijab aku udah kering duluan. Lalu karena penasaran, besoknya aku coba pakai ikutan kelas hot mat pilates. Aku keringetan banget, tapi hijabku tetap aman,” tuturnya.
Pengalaman Perempuan Berhijab dalam Keseharian
Pengalaman serupa mengenai pentingnya kenyamanan dan fungsi juga dirasakan oleh perempuan berhijab dalam aktivitas sehari-hari.
Depus, ibu dua orang anak, memandang pakaian sebagai bagian dari cara perempuan Muslim mengekspresikan diri. Menurutnya, berpakaian sebagai perempuan Muslim bukan hanya mengenai menutup aurat, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan dan rasa percaya diri.
“Kalau menurut aku, berpakaian sebagai wanita Muslim itu bukan cuma soal menutup aurat, tapi juga soal kenyamanan dan rasa percaya diri. Kita tetap bisa tampil oke dan fashion sesuai dengan karakter dan gaya kita, sehingga kita bisa bebas berekspresi namun tetap mengutamakan kaidah berpakaian muslim,” ujarnya.
Menurut Depus, kehadiran UNIQLO Hijab menarik karena kebutuhan perempuan berhijab kini semakin beragam. Ia menilai koleksi tersebut tidak hanya memperhatikan model, tetapi juga bahan yang memberikan kenyamanan bagi pemakainya.
“Adanya UNIQLO Hijab ini cukup menarik ya, karena sekarang kebutuhan perempuan berhijab juga semakin beragam. UNIQLO Hijab nggak cuma oke dari segi model, tapi juga memperhatikan bahan sehingga memberikan kenyamanan si pemakainya. Cocok banget dipakai untuk aktivitas sehari-hari,” katanya.
Saat memilih hijab, Depus sendiri mengutamakan bahan yang adem, ringan, tidak mudah berantakan atau bergeser, serta tidak membuat gerah ketika digunakan seharian. Kemudahan penataan dan warna yang mudah dipadukan dengan berbagai pakaian juga menjadi pertimbangan.
Ia pun telah mencoba AIRism Hijab Proteksi Sinar UV dan merasa bahan tersebut sesuai untuk melengkapi pakaian olahraga.
“Pertama kali aku mencoba UNIQLO Hijab yang AIRism Hijab Proteksi Sinar UV. Pertama kali nyobain langsung jatuh hati. Pilihan yang pas untuk melengkapi outfit olahraga aku. Bahannya adem jadi enggak panas, nyaman banget saat dipakai lari karena hijabnya enggak gampang geser,” ungkapnya.
Depus melihat perkembangan busana modest di Indonesia juga semakin beragam. Perempuan berhijab kini memiliki banyak pilihan untuk tetap tampil modis tanpa meninggalkan kenyamanan dan nilai yang diyakini.
“Apalagi aktivitas perempuan sekarang juga semakin beragam, jadi kebutuhan hijabnya bukan cuma harus cantik, tapi juga praktis, nyaman, dan bisa mengikuti aktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Laras, seorang karyawan swasta. Baginya, pakaian merupakan salah satu cara untuk mencerminkan diri dan menunjukkan karakter. Berhijab menurutnya bukan berarti membatasi pilihan dalam berpakaian maupun mengikuti perkembangan mode.
“Justru sekarang banyak pilihan yang memungkinkan kita tetap berpakaian sesuai dengan aturan kita sebagai Muslimah, tapi tetap nyaman dan sesuai dengan gaya dan karakter masing-masing. Jadi menurut aku, ketika kita merasa nyaman dengan apa yang kita pakai, otomatis rasa percaya diri kita juga ikut muncul,” ujar Laras.
Sebagai pengguna produk AIRism UNIQLO, Laras melihat kehadiran UNIQLO Hijab sebagai sesuatu yang menarik karena hijab kini telah menjadi bagian dari kebutuhan mode dan gaya hidup perempuan.
“Apalagi karakter UNIQLO yang simpel, serbaguna, dan mudah dipadukan menurut aku cukup dekat dengan kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Dalam memilih hijab, Laras lebih menyukai produk yang tidak membutuhkan terlalu banyak penyesuaian setelah dikenakan. Bahan yang ringan, lembut, adem, tidak membuat kepala terasa berat, tetap rapi ketika banyak bergerak, serta dapat digunakan dalam beberapa suasana menjadi pertimbangan baginya.
Laras sendiri telah mencoba UNIQLO Hijab Georgette model pashmina serta Dry Inner Cap AIRism. Menurutnya, keduanya nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari karena bahannya terasa lembut dan ringan di kepala. Dry Inner Cap AIRism juga dinilai membantu menyerap keringat sehingga tetap nyaman meski digunakan cukup lama.
“Buat aku yang paling penting justru hal-hal kecil seperti ini. Kadang kita enggak sadar kalau ciput yang terlalu ketat atau kurang nyaman bisa bikin telinga sakit setelah dipakai seharian. Nah, Dry Inner Cap AIRism ini menurut aku nyaman banget karena enggak terasa menekan atau bikin sakit di bagian telinga,” tuturnya.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa kenyamanan dalam berhijab dapat hadir melalui berbagai detail, mulai dari bahan, bentuk, kemudahan penggunaan, hingga kemampuan hijab mengikuti aktivitas pemakainya.
Melengkapi Perjalanan Perempuan melalui LifeWear
Beragam pengalaman tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satu cara yang sama bagi setiap perempuan dalam memilih hijab. Ada yang membutuhkan hijab praktis untuk aktivitas fisik, ada yang mencari tampilan lebih rapi dan elegan, sementara lainnya mengutamakan bahan yang ringan dan mudah dikreasikan. Kebutuhan tersebut juga dapat berubah mengikuti aktivitas dan momen. Satu hijab dapat menjadi pilihan untuk bekerja, sementara hijab lainnya digunakan ketika berolahraga, bepergian, menghadiri acara, atau sekadar menjalani rutinitas sehari-hari.
Karena itu, melalui UNIQLO Hijab, pilihan menjadi bagian penting dari pengalaman berpakaian perempuan berhijab. Tiga varian yang dihadirkan memberikan karakter berbeda, namun tetap berada dalam satu prinsip yang sama, yakni menghadirkan pakaian yang nyaman, fungsional, berkualitas, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Melalui koleksi ini, UNIQLO ingin menyampaikan bahwa setiap perempuan memiliki kebutuhan dan cara berekspresi yang berbeda. Karena itu, kami menghadirkan pilihan yang dapat mendukung beragam gaya hidup, aktivitas, serta preferensi personal,” ujar Lisqia.
Ia berharap pelanggan dapat merasakan kenyamanan, kemudahan, dan rasa percaya diri ketika mengenakan UNIQLO Hijab, sehingga mereka dapat lebih fokus menjalani berbagai aktivitas sehari-hari tanpa harus mengkhawatirkan apa yang dikenakan.
“Kami berharap koleksi Hijab ini dapat menjadi bagian dari keseharian perempuan Indonesia, apa pun peran yang mereka jalani, ke mana pun mereka pergi, dan bagaimana pun mereka memilih mengekspresikan diri. Karena pada akhirnya, LifeWear bukan hanya tentang pakaian, tetapi tentang membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik,” tutup Lisqia.
Koleksi UNIQLO Hijab terdiri dari AIRism Hijab Proteksi Sinar UV berbentuk segitiga dalam delapan pilihan warna, Hijab Satin berbentuk pashmina dalam enam pilihan warna, serta Hijab Georgette berbentuk pashmina dalam 12 pilihan warna.
Seluruh koleksi tersedia dalam ukuran satu ukuran dengan harga Rp199.000 per produk. Koleksi tersebut telah tersedia mulai 10 Agustus 2026 di seluruh toko UNIQLO Indonesia, aplikasi UNIQLO, serta UNIQLO.com.
Pada akhirnya, kebutuhan perempuan berhijab tidak pernah berhenti pada satu model, satu bahan, atau satu cara mengenakannya.
Di tengah peran dan aktivitas yang terus bergerak, hijab pun dituntut untuk dapat mengikuti ritme kehidupan penggunanya.
Kehadiran tiga karakter UNIQLO Hijab menjadi cerminan dari kebutuhan tersebut. AIRism untuk menemani mobilitas, Satin untuk menghadirkan sentuhan elegan, dan Georgette untuk memberikan keleluasaan dalam berekspresi.
Ketiganya menawarkan cara yang berbeda untuk menemukan kenyamanan, tanpa harus mengorbankan gaya personal.
Sebab, ketika pakaian mampu mengikuti gerak penggunanya, perempuan tidak perlu berhenti untuk memikirkan apa yang dikenakan. Ia bisa terus melangkah, berkarya, menjalani peran, dan menjadi dirinya sendiri.
Di situlah semangat LifeWear menemukan maknanya: bukan sekadar menghadirkan pakaian untuk dikenakan setiap hari, tetapi menciptakan pilihan yang membuat setiap perempuan dapat menjalani harinya dengan lebih nyaman, percaya diri, dan leluasa.
